budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
Home
/
/ Unlabelled
/ Yulia Dianiaya Suami Lantaran Telat Angkat Jemuran
Yulia Dianiaya Suami Lantaran Telat Angkat Jemuran
Posted by: Unknown Posted date: 02.30.00 / comment : 0
Ribunnews.Com, Palembang
- Kesabaran Yulianingsi tampak sudah habis karena diperlakukan secara kasar
oleh sang suami, Sa (49), setiap hari.
Akhirnya,
Yulia ditemani anaknya yang bernama Fitrianti (16), melapor ke Polresta
Palembang, Selasa (17/12/2013) pukul 13.00 wib.
Namun,
laporan tersebut belum diterima karena Kabit SPKT Polresta Palembang
menyarankan Yulia untuk bermusyawarah dulu dengan keluarga.
Dengan
menahan sakit di sekujur tubuh, Yulia menceritakan selama 26 tahun pernikahan
suaminya tak segan-segan berlaku kasar.
Ia
sempat berpisah dengan suami. Tapi, karena memikirkan nasib ketiga anaknya, ia
mau kembali rujuk. Namun, ia mengaku tetap mendapat perlakuan kasar.
Sampai
puncaknya, Senin (16/12/2013) malam, Yulia mengakui dipukul, ditendang dan
dicekik. Masalahnya, hanya karena ia telat mengangkat jemuran yang menyebabkan
semua baju suaminya basah.
"Saya
sakit pak, badan saya dipukuli. Kepala saya dibenturkan ke dinding, hingga
leher saya dicekik. Saya tidak lagi tahan. Saya minta pak polisi menolong
saya," ujar Yulia, sembari menangis.
Yulia
yang sehari-hari sebagai buruh pencuci pakaian ini menuturkan, sebenarnya tak
hanya pakaian suaminya yang kebasahan.
"Pakaian
yang dijemur itu banyak, ada punya pelanggan juga. Jadi, saat hujan, saya tak
bisa cepat mengangkat pakaian suami. Sedangkan dia sendiri tak membantu
mengangkat jemuran. Tapi saat pakaiannya basah, malah marah," tuturnya.
Ia
menuturkan, suaminya yang yang sehari-hari menjadi penarik becak, memang sangat
temperamental. Kalau ada kelakuan yang salah, langsung naik darah dan
marah-marah pada dirinya.
"Saya
tidak tahu harus bagaimana. Saya takut nanti saya dibunuhnya. Tapi, kalau dia
masuk penjara, saya kasihan anak yang pertama mau melangsungkan
pernikahan," ujar Yulia.
Tagged with:
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Menyusuri Makam Raja JeumpaMengawali sejarah Kabupaten Bireuen, dulunya dikenal wilayah Jeumpa. Baru setelah pemekarannya dengan kabupaten induk yakni Aceh Utara, ...
-
Milad GAM di Aceh Utara Diwarnai Upacara Pengibaran Bendera Bulan BintangLHOKSEUMAWE - Peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke 37 di Wilayah Pasee (Aceh Utara), yang digelar di Komplek Makam Sultan Mal...
-
(tanpa judul)Sebagian orang mengatakan, Kerajaan Aru jarang dibicarakan. Alasan mereka, barangkali karena Aru atau Haru kalah pamor dengan kerajaan-...
-
Azab Kubur Dijamin "Merinding" Setelah Mendengar Kesaksian Orang Mati Suri IniMerinding dan menangiskah kalian setelah membaca kisah nyata kesaksian orang mati suri ini? Semoga kisah ini dapat dijadikan pelajaran ba...
-
Komisaris Negara Asal AcehMr. Teuku Muhammad Hasan merupakan salah seorang pendiri Republik Indonesia asal Aceh. Ia memegang berbagai jabatan penting dari ment...
-
Musem Keuneunông Terlupakan Di Aceh UtaraSeiring perkembangan Zaman moderenisasi banyak peninggalan Nenek Moyang (Nek Tu) saat ini tersindir kebelangan. Padahal orang Zaman dahul...