budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
Home
/
/ Unlabelled
/ Keluarkan Sertifikat Halal, PBNU Bantah Saingi MUI
Keluarkan Sertifikat Halal, PBNU Bantah Saingi MUI
Posted by: Unknown Posted date: 02.26.00 / comment : 0
Tribunnews.Com,
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj
membantah Badan Halal Nahdlatul Ulama (BHNU) didirikan untuk menyaingi badan
yang sebelumnya mengeluarkan sertifikasi halal semisal Majelis Ulama Indonesia
(MUI).
"Ini
atas permintaan warga Nahdliyin yang memiliki warung restoran dan muncul
permintaan ini dua tahun lalu ketika kita adakan pameran di Surabaya,"
ujar Said usai penyerahan sertifikasi halal kepada Restoran Solaria di markas
PBNU, Jakarta, Selasa (17/12/2013).
Pascapameran
tersebut, maka terbentuklah Himpunan Pengusana NU dan meminta PBNU untuk
memiliki badan yang mengeluarkan sertifikasi halal.
"Di
situlah kita rintis dan alhamdulilah (berhasil). Tidak ada niat untuk menjelang
atau mengurangi wibawa lembaga lain. Tidak. NU sudah layak memiliki lembaga
sendiri. Warga Nahdliyin sekitar 60 juta, pengusaha maupun konsumen,"
terang Said.
Said
menegaskan BHNU sudah layak mengeluarkan sertifikasi halal karena fasilitas dan
laboratoriumnya ada dan bekerja sama dengan berbagai kampus semisal UGM, ITB,
IPB dan perusahaan Sucofindo.
Said
mengatakan perusahaan yang ingin mendapatkan sertifikat halal dari mereka cukup
mengajukan dan sampelnya akan diteliti. Untuk Solaria sendiri, BHNU membutuhkan
waktu tiga bulan untuk mengeluarkan sertifikat halal.
"Ke
depannya akan kebih cepat. Kita nggak main-main," tegas Said.
Sekedar
diketahui, Solaria merupakan perusahaan pertama yang mendapat sertifikasi halal
dari BHNU.
Tagged with:
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Pendeta Muhamad Husein Hosea Gencar Misionaris di AcehMuhamad Husein Hosea Gencar pendeta asal Aceh kelahiran Sigli, Aceh Pidie, 14 Agustus 1951. Kini aktor utama misionaris untuk Aceh. Bahka...
-
Wajib Dibaca, Hukum isteri menghisap kemaluan suamiPertama, Ketika masih bujangan beberapa tahun yang lalu, saya pernah membaca fatwa seorang ulama disebuah majalah islam, namanya Syaikh A...
-
Nafsiah Mboi, Usai Kondom Sekarang Minyak BabiSetelah membuat marah umat Islam melalui program 'Kondom'-nya, kini Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi menolak sertifikasi halal p...
-
Karena Sengketa Lahan, Ibu Ini Digugat Anak Kandungnya Rp 1 MSeorang ibu bernama Hajjah Fatimah (90), warga Jalan KH Hasyim Asari, RT 02/01 No. 11, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tanger...
-
Bendera Aceh Berkibar Di Aceh UtaraBendera Aceh Berkibar Di Aceh Utara Tiga Warga Dimintai Keterangan LHOKSEUMAWE – Bendera Aceh (Bintang Bulan) ditemukan berkiba...
-
80 Persen Salon Esek-Esek di KutarajaBANDA ACEH - Kepala Tata Usaha Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Reza Kamili, S. STP mengungkapkan. Ada sekitar 80 persen salon di Banda ...