budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
Home
/
/ Unlabelled
/ Terduga Teroris di Bekasi Diduga Jaringan Lamongan
Terduga Teroris di Bekasi Diduga Jaringan Lamongan
Posted by: Unknown Posted date: 02.36.00 / comment : 0
TEMPO.CO,
Lamongan - Irwan Arqom yang ditangkap aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror di
Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad sore, 15 Desember 2013, dipastikan terkait
dengan jaringan teror di Bekasi, Jawa Barat. Dia ditangkap hampir berbarengan
dengan penangkapan orang yang diduga sebagai teroris lainnya, Abidin, di
Kecamatan Bekasi Utara.
Detasemen
Khusus 88 Antiteror masih mengembangkan hubungan Arqom dengan pelaku-pelaku
lainnya, terutama jaringan pelaku penembakan terhadap polisi di Tangerang
Selatan beberapa waktu lalu. “Masih dikembangkan,” ujar Kepala Kepolisian Resor
Lamongan Ajun Komisaris Besar Solehan,
Selasa, 17 Desember 2013.
Irwan
Arqom alias Bihay alias Reyhan juga diperiksa perihal keterlibatannya dalam
perkara pemasokan senjata api serta perampokan toko emas dan bank di wilayah
Jabodetabek. Selain soal perampokan, polisi masih mendalami dugaan keterlibatan
lelaki 32 tahun itu dalam kerusuhan di Poso dan Ambon.
Arqom
diringkus aparat Densus Antiteror di
Jalan Suwoko, tak jauh dari Markas Kepolisian Resor Lamongan. Sebelum
ditangkap, dia beberapa kali ikut salat subuh berjemaah di Masjid Al-Busyro di
Polres Lamongan.
Namun,
sejak empat hari sebelum penangkapan, polisi berpakaian preman telah mengunci
pergerakan Arqom. Polisi yang sedang menyamar ini membayangi Arqom sembari ikut
salat subuh di masjid Polres Lamongan.
Sekitar
pukul 15.00, polisi membekuk Arqom di rumahnya. Ia ditangkap tanpa perlawanan.
“Penangkapan Arqom tidak rumit,” ujar Solehan.
Tagged with:
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Pendeta Muhamad Husein Hosea Gencar Misionaris di AcehMuhamad Husein Hosea Gencar pendeta asal Aceh kelahiran Sigli, Aceh Pidie, 14 Agustus 1951. Kini aktor utama misionaris untuk Aceh. Bahka...
-
Wajib Dibaca, Hukum isteri menghisap kemaluan suamiPertama, Ketika masih bujangan beberapa tahun yang lalu, saya pernah membaca fatwa seorang ulama disebuah majalah islam, namanya Syaikh A...
-
Nafsiah Mboi, Usai Kondom Sekarang Minyak BabiSetelah membuat marah umat Islam melalui program 'Kondom'-nya, kini Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi menolak sertifikasi halal p...
-
Karena Sengketa Lahan, Ibu Ini Digugat Anak Kandungnya Rp 1 MSeorang ibu bernama Hajjah Fatimah (90), warga Jalan KH Hasyim Asari, RT 02/01 No. 11, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tanger...
-
Bendera Aceh Berkibar Di Aceh UtaraBendera Aceh Berkibar Di Aceh Utara Tiga Warga Dimintai Keterangan LHOKSEUMAWE – Bendera Aceh (Bintang Bulan) ditemukan berkiba...
-
80 Persen Salon Esek-Esek di KutarajaBANDA ACEH - Kepala Tata Usaha Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Reza Kamili, S. STP mengungkapkan. Ada sekitar 80 persen salon di Banda ...