budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
15 Warga Aceh Jadi Pendeta
Posted by: Unknown Posted date: 10.41.00 / comment : 0
Sebanyak lima belas
orang, warga Aceh kini menjadi Pendata di Medan. Bahkan meraka akan dikirim ke
Aceh untuk membabtiskan Warga Aceh pindah ke Agama Kristen.
Letak
Aceh yang strategis menyebabkan perdagangannya maju pesat. Dengan demikian,
kebudayaan masyarakatnya juga makin bertambah maju karena sering berhubungan
dengan bangsa lain. Contohnya, yaitu tersusunnya hukum adat yang dilandasi
ajaran Islam yang disebut Hukum Adat Makuta Alam.
Dengan
hukum adat Makuta Alam itulah, sehingga tata kehidupan dan segala aktivitas
masyarakat Aceh didasarkan pada aturan Islam. Dengan demikian, keadaan Aceh
seolah-olah identik dengan Mekah, Arab Saudi. Atas dasar itulah, Aceh mendapat
julukan Serambi Mekah.
Beranjak
beberapa pekan yang lalu beredar pesan melalui jaringan Henphon seluler blackberry
messenger (BBM), sebanyak lima belas warga Aceh diduga kini menjadi pendeta di
Medan. Mereka diduga berasal beberapa Kabupaten Aceh Pidie, Aceh Utara dan
Bireuen. Meskipun dekimikian salah satu diantara meraka telah mendapatkan
jabatan dan kedudukan disalah satu geraja ternama di Madan.
Adapun
nama-nama yang diduga kini diangkat Pendata tersebut yakni, Pendata Hasan
Ibrahim STh, pendeta Zaini, ST,h, pimpinan Gereja sejantera di Medan, Pendeta
Iskandar, ST,h, Pendeta Jafaruddin Adan, sedang mengikuti Kuliah di Sekolah
Tinggi Teologi Abadi Bangsa, Jln Medan
Km 10, Pendeta Abdullah ST,h, Pendeta Jamaluddin, ST,h, Pendeta Zainuddin,
ST,h, Pendeta Anwar Ibrahim Puteh, ST,h, Pendeta Jamaluddin, ST,h, Pendeta Ahmad
Mustafa, ST,h, Pendeta Evi Madalena, Pendeta Rahmi, nama-nama tersebut berasal
dari Bupaten Pidie, sedangkan Pendeta Muhammad Nur, ST,h, berasal dari Aceh
Utara dan pendeta Cut Hardianti, berasal dari kabupaten Bireuen.
Pengirim pesan tersebut tidak berani
menjalaskan secara mendetil sejak kapan kelima belas warga Aceh itu pindah
agama dan dingkat menjadi pendeta.
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Kisah Korban Tsunami Aceh Selamatkan Bayi dan Muncul Perahu PenyelamatFauziah (45), seorang ibu berhasil menyelamatkan kelima anaknya dari terjangan tsunami. Di antaranya, satu bayi yang masih berusia 5 bu...
-
Ulama Aceh Imbau Warga Tidak Merayakan Tahun BaruBANDA ACEH - Ketua Majelis Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Abdul Rani Adian mengimbau warga untuk tidak merayakan malam...
-
Awas, Terompet dan Topi Tahun Baru Lambang PemurtadanTahun baru masehi identik dengan terompet dan topi kerucut. Tidak sedikit masyarakat Muslim yang ikut merayakannya, juga dengan meniu...
-
Kabar 15 Warga Aceh Jadi Pendeta, Ternyata PalsuBeberapa waktu lalu di media sosial beredar nama-nama sejumlah pendeta yang dituding berasa dari Aceh, khususnya dari kabupaten Pidie. ...
-
Ayat-ayat Al-Qur’an Terlantar di Situs Pango DeahEntah siapa yang akan menanggung dosa. Yang jelas, pahatan ayat-ayat Al-Qur’an di sebuah situs sejarah di Gampong Pango Deah, Banda A...
-
Hadir ke DPRA, Wali Nanggroe Disambut Tabuhan Rapa,i dan Alunan Seurune KaleeBANDA ACEH - Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar tiba digedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Senin (16/9) sekitar Pukul 09...