budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
Home
/
/ Unlabelled
/ Dihalau FPI, Pengunjung Waduk Lhokseumawe yang Rayakan Tahun Baru Kocar-kacir
Dihalau FPI, Pengunjung Waduk Lhokseumawe yang Rayakan Tahun Baru Kocar-kacir
Posted by: Unknown Posted date: 12.05.00 / comment : 0
LHOKSEUMAWE - Ratusan Santri Dayah Darul Mujahiddin
Blang Weu Panjo Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe yang tergabung From Pembela Islam (FPI)
Selasa, (31/12), menghalau sejumlah pengunjung Waduk yang akan merayakan malam
tahun baru, meski tidak terjadi bentrokan, namun para pengunjung waduk sempat
panik ketika massa FPI tersebut datang.
Pantaun acehonline.info dilokasi Waduk Kota Lhokseumawe para santri
tersebut menggunakan enam unit Mobil Pick-Up terbuka. Para santri mengenakan
peci dan pakaian serba putih.
Mereka mengelilingi Wakduk sambil bertakbir, serta
menghimbau agar para pengunjung meninggalkan lokasi Waduk. Dalam aksinya
tersebut, para santri juga dikawal ketat sejumlah aparat kepolisian, TNI dan
Satpol PP-WH, untuk menghindari bentrokan.
Ketua FPI Aceh Tgk Muslem Atthari Selaku pimpina
Dayah Darul Mujahiddin saat borasi
meminta kepada pengung agar meninggalkan lokasi waduk dan menesehati
bahwa perayaan tahun baru Masehi itu melanggar dengan ketentuan hukum Islam.
"Perayaan tahun baru hukumnya haram, melanggar
dengan Syariat islam, oleh kerena itu mari kita sama-sama menegakkan Syariat
Islam agar tidak berhura-hura menyambut tahun baru Masehi," imbuhnya.
Tgk Muslem juga menyampaikan, bahwa perayaan
pergantian tahun baru merupakan budaya orang kafir, dimana umat muslim tidak
dibenarkan merayakan hari tersebut.
"Kalau umat Islam mengikuti budaya non muslim,
maka meraka juga termasuk golongan kafir," ujarnya.
Dengan datangnya para santri, ratusan warga yang
memadati Waduk tersebut, kocar-kacir berlarian dan meninggalkan waduk,
khususnya pasangan muda-mudi. Sementara beberapa warga lainnya, khusus yang
membawa keluarga masih terlihar di waduk hingga menjelang tengah malam
(acehonline.info)
Tagged with:
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Menyusuri Makam Raja JeumpaMengawali sejarah Kabupaten Bireuen, dulunya dikenal wilayah Jeumpa. Baru setelah pemekarannya dengan kabupaten induk yakni Aceh Utara, ...
-
Milad GAM di Aceh Utara Diwarnai Upacara Pengibaran Bendera Bulan BintangLHOKSEUMAWE - Peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke 37 di Wilayah Pasee (Aceh Utara), yang digelar di Komplek Makam Sultan Mal...
-
(tanpa judul)Sebagian orang mengatakan, Kerajaan Aru jarang dibicarakan. Alasan mereka, barangkali karena Aru atau Haru kalah pamor dengan kerajaan-...
-
Azab Kubur Dijamin "Merinding" Setelah Mendengar Kesaksian Orang Mati Suri IniMerinding dan menangiskah kalian setelah membaca kisah nyata kesaksian orang mati suri ini? Semoga kisah ini dapat dijadikan pelajaran ba...
-
Komisaris Negara Asal AcehMr. Teuku Muhammad Hasan merupakan salah seorang pendiri Republik Indonesia asal Aceh. Ia memegang berbagai jabatan penting dari ment...
-
Musem Keuneunông Terlupakan Di Aceh UtaraSeiring perkembangan Zaman moderenisasi banyak peninggalan Nenek Moyang (Nek Tu) saat ini tersindir kebelangan. Padahal orang Zaman dahul...