budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
Home
/
/ Unlabelled
/ Bentrokan di Simpang Kodim Dipicu Pengambilan Bendera Bulan Bintang
Bentrokan di Simpang Kodim Dipicu Pengambilan Bendera Bulan Bintang
Posted by: Unknown Posted date: 19.47.00 / comment : 0
BANDA
ACEH - Bentrokan yang terjadi di Simpang Kodim antara masyarakat yang
menghadiri acara pengukuhan Wali Nanggro Aceh, dipicu karena adanya pengambilan
Bendera Bulan Bintang oleh aparat keamanan. Akibatnya, masyarakat yang marah
menyerbu Kantor Kodim Banda Aceh, yang akhirnya terjadi tembakan peringatan (tembakan
ke atas) oleh aparat keamanan, agar massa mundur.
Informasi
yang dihimpun acehonline.info, Senin (16/12) siang sekitar pukul 12.30 WIB,
selain karena pengambilan bendera bulan bintang oleh aparat keamanan, bentrokan
juga terjadi karena adanya anggota polisi yang masuk ke kerumunan massa, yang
akhirnya terjadi bentrokran antara massa dengan aparat tersebut. Aparat
kepolisian lainnya yang melihat anggotanya bentrok, ikut turun melerai.
Akibatnya, baku hantam pun tak terlekkan antara aparat keamanan dengan massa.
Selang
beberapa saat, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Pandu Wibowo turun ke lokasi
bentrokan tersebut, dan mencoba menenangkan massa. Setelah bernegoissasi, pihak
Pangdam mengembalikan Bendera Bulan Bintang yang diambil oleh aparat keamanan dari
massa sebelumnya. Massa juga akhirnya membubarkan diri, dengan perjanjian agar
aparat keamanan yang diduga melayangkan pukulan ke warga diusut.
Pantauan
acehonline.info, tidak ada korban luka dari insiden tersebut, namun sejumlah
lampu taman di depan Kantor Kodim hancur dirusak oleh massa.
Sekitar
Pukul 12.50 WIB, massa membubarkan diri dan menuju ke Masjid Raya Baiturrahman
Banda Aceh, untuk shalat bersama-sama dengan Wali Nanggroe dan jajaran
Pemerintah Aceh, yang sebelumnya menggelar acara Peusijuek di Pendopo Gubernur
Aceh.
Tagged with:
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Menyusuri Makam Raja JeumpaMengawali sejarah Kabupaten Bireuen, dulunya dikenal wilayah Jeumpa. Baru setelah pemekarannya dengan kabupaten induk yakni Aceh Utara, ...
-
Milad GAM di Aceh Utara Diwarnai Upacara Pengibaran Bendera Bulan BintangLHOKSEUMAWE - Peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke 37 di Wilayah Pasee (Aceh Utara), yang digelar di Komplek Makam Sultan Mal...
-
(tanpa judul)Sebagian orang mengatakan, Kerajaan Aru jarang dibicarakan. Alasan mereka, barangkali karena Aru atau Haru kalah pamor dengan kerajaan-...
-
Azab Kubur Dijamin "Merinding" Setelah Mendengar Kesaksian Orang Mati Suri IniMerinding dan menangiskah kalian setelah membaca kisah nyata kesaksian orang mati suri ini? Semoga kisah ini dapat dijadikan pelajaran ba...
-
Komisaris Negara Asal AcehMr. Teuku Muhammad Hasan merupakan salah seorang pendiri Republik Indonesia asal Aceh. Ia memegang berbagai jabatan penting dari ment...
-
Musem Keuneunông Terlupakan Di Aceh UtaraSeiring perkembangan Zaman moderenisasi banyak peninggalan Nenek Moyang (Nek Tu) saat ini tersindir kebelangan. Padahal orang Zaman dahul...