budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
Home
/
/ Unlabelled
/ Jika Tak Ada Klarifikasi Qanun, Dana Wali Nanggroe Akan Dicoret
Jika Tak Ada Klarifikasi Qanun, Dana Wali Nanggroe Akan Dicoret
Posted by: Unknown Posted date: 01.04.00 / comment : 0
JAKARTA -
Kepala Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakhkrullah
memerintahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh untuk melaksanakan klarifikasi
Mendagri terkait Qanun Aceh Nomor 8 tahun 2012 tentang Lembaga Wali Nanggroe.
Jika tidak, pemerintah tidak akan menyetujui anggaran operasional Wali
Nanggroe.
"Kami minta untuk (Pemprov) Aceh untuk melakukan
klarifikasi Qanun Wali Nanggroe. Kalau tidak diklarifikasi, maka lembaganya
tidak dapat disahkan dan anggotanya tidak dapat dilantik," ujar Zudan saat
dihubungi di Kupang, Sabtu (7/11).
Karena tidak sah, kata Zudan, biaya operasional Wali
Nanggroe pun tidak dapat diberikan. Dikatakannya, jika Pemprov Aceh berkeras
mengalokasikan anggaran operasional Wali Nanggroe dalam APBD 2014-nya, maka
pihaknya tidak akan segan-segan mencoretnya.
"Jika masih dimunculkan anggarannya dalam APBD
Provinsi Aceh, maka anggaran tersebut akan dicoret oleh Kemendagri,"
katanya.
Dia enggan mengatakan syarat itu merupakan ancaman.
"Bukan mengancam. Tapi dalam pemerintahan ada aturan perundang-undangan
yang harus ditaati, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,"
tegas Zudan.
Menurutnya, pemerintah pusat melalu Kemendagri tidak
melarang pelaksanaan qanun tersebut. Hanya, lanjut dia, materi peraturan daerah
itu harus disesuaikan dengan klarifikasi Mendagri.
"Seperti yang tertuang dalam surat nomor
188.34/1644/SJ tanggal 1 April 2013. Ada 21 catatan Mendagri terhadap Qanun
Wali Nanggroe tersebut," kata dia.
Di sisi lain, Badan Musyawarah (Bamus) DPRA,
menyekapati jadwal pengukuhan Wali Nanggroe pada 16 Desember 2013 atau setelah
paripurna pengesahan lima rancangan qanun menjadi qanun.(Kompas.com)
Tagged with:
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Naskah Surat Sultan Zainal ‘Abidin (Wafat 923 H/1518 M)DALAM kunjungan ke Museum Negeri Aceh, 2008 silam, kami memang sudah merencanakan untuk memeriksa kemungkinan adanya naskah-naskah manusk...
-
Seorang Ulama Meninggal Saat Pimpin Doa Peringatan Tsunami di SingkilSINGKIL - Kabar duka menyelimuti peserta peringatan sembilan tahun tsunami di Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Kamis (26...
-
Kisah Abu Ibrahim Woyla Menjelang Tsunami AcehSembilan tahun silam, 15 hari sebelum bencana besar gempa bumi dan gelombang Tsunami melanda Aceh pada 26 Desember 2004. Waliyullah ...
-
Kisah Nyata: Rekening Atas Nama Usman bin Affan RA Masih Ada Hingga IniMungkin tak pernah terbayang oleh siapa pun, bila ada satu bank di Saudi Arabia yang sampai saat ini menyimpan rekening atas nama USMAN B...
-
Membongkar Sejarah Kristenisasi JawaJauh sebelum Wali songo mendakwahkan Islam di Jawa, Sebenarnya masyarakat Jawa itu sendiri sudah kenal dengan agama Islam. Karena sejak a...
-
GUA TUJUH DAN MISTERI DI DALAMNYAGua Tujuh adalah gua yang dianggap sebagai peninggalan sejarah oleh masyarakat daerah Laweung. Ada tujuh pintu utama memasuki Gua Tujua i...