budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
Home
/
/ Unlabelled
/ SEKS BEBAS HIV DAN AIDS SERANG PELAJAR
SEKS BEBAS HIV DAN AIDS SERANG PELAJAR
Posted by: Unknown Posted date: 01.47.00 / comment : 0
GUNUNGPUYUH -
Penyebaran virus HIV/Aids di Kota Sukabumi bukan hanya berkutat pada kelompok
berisiko tinggi seperti pekerja seks komersil atau pun kalangan waria, namun
juga sudah ada sejumlah pelajar yang terserang penyakit mematikan ini. Meski
belum diketahui persis jumlahnya, Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota
Sukabumi, Achmad Fahmi mengakui kebenaran fakta itu.
"Ya,
memang sudah ada beberapa pelajar yang diketahui terinveksi HIV," ujar
Fahmi, kemarin saat menghadiri pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) di Kantor
Kecamatan Gunung Puyuh, kemarin.
Penularan
HIV/Aids di kalangan pelajar itu karena pergaulan bebas. Bahkan, informasi yang
dihimpun Radar Sukabumi beberapa PSK yang kerap beroperasi di Sukabumi masih
berstatus anak sekolah.
Ketika
ditanya mengenai jumlah penderita HIV/AIDS dari kalangan pelajar Fahmi enggan
berkomentar. "Belum bisa saya sebutkan. Tapi kami sangat prihatin dengan
kondisi ini," ujarnya sambil tersenyum.
Fahmi
menambahkan untuk menekan penyebaran HIV/AIDS, Komisi Penanggulangan Aids (KPA)
Kota Sukabumi saat ini sedang membentuk Warga Peduli Aids (WPA) di setiap
kecamatan. WPA tersebut akan diisi oleh
tokoh masyarakat semisal RT/RW.
Lebih
lanjut Fahmi mengatakan, pembentukan WPA tersebut bertujuan agar penanggulangan
penyebaran HIV/AIDS lebih efektif. Mengingat tokoh masyarakat yang dirangkul ke
dalam WPA dianggap lebih lebih memahami kondisi lingkungan yang akan berpotensi
penyebaran HIV/AIDS.
"Tentu
mereka lebih Faham, sehingga upaya sosialisai secara persuasif akan lebih
efektif," katanya saat di temui usai pembentukan WPA di Kecamatan Gunung
Puyuh, kemarin.
Lebih
lanjut Fahmi mengatakan saat ini WPA yang sudah dibentuk berjumlah delapan.
Rencananya, WPA yang akan dibentuk sejumlah 10. Dengan jumlah antara satu atau
dua WPA pada setiap kecamatan.
"Jumlah
WPA pada setiap kecamatan disesuaikan dengan luas wilayah serta jumlah
penduduk," tuturnya.
Sementara
itu, Ia mengatakan saat ini wilayah kota sukabumi yang sudah masuk ke dalam
Zona Merah pengidap HIV AIDS terbanyak adalah Kecamatan Cikole dan Citamiang,
dengan membentuk WPA tersebut Ia berharap peringkat Kota Sukabumi sebagai salah
satu kota dengan jumlah pengidap HIV/AIDS terbanyak bisa menurun.(jpnn)
Tagged with:
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Jawaban untuk Penginjil Murtad Mantan Ustadz Ma'had NII Al-ZaytunSetelah pindah agama Kristen tahun 2006, Ustadz Saifuddin Ibrahim berganti nama menjadi Ev Saifuddin Abraham. Profesi di Ma’had NII Al-Za...
-
Naskah Surat Sultan Zainal ‘Abidin (Wafat 923 H/1518 M)DALAM kunjungan ke Museum Negeri Aceh, 2008 silam, kami memang sudah merencanakan untuk memeriksa kemungkinan adanya naskah-naskah manusk...
-
Seorang Ulama Meninggal Saat Pimpin Doa Peringatan Tsunami di SingkilSINGKIL - Kabar duka menyelimuti peserta peringatan sembilan tahun tsunami di Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Kamis (26...
-
Kisah Abu Ibrahim Woyla Menjelang Tsunami AcehSembilan tahun silam, 15 hari sebelum bencana besar gempa bumi dan gelombang Tsunami melanda Aceh pada 26 Desember 2004. Waliyullah ...
-
“Pukul Khatib dan Angkut Mimbar Hanya Ada di Aceh”SEMINAR Nasional ‘Studi Sosiologi Agama dan Persoalan Sosial Keagamaan di Aceh’ yang digelar Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Rani...
-
Kisah Nyata: Rekening Atas Nama Usman bin Affan RA Masih Ada Hingga IniMungkin tak pernah terbayang oleh siapa pun, bila ada satu bank di Saudi Arabia yang sampai saat ini menyimpan rekening atas nama USMAN B...