budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
Home
/
/ Unlabelled
/ Mahasiswa Gelar Aksi Diam Tolak Wali Nanggroe
Mahasiswa Gelar Aksi Diam Tolak Wali Nanggroe
Posted by: Unknown Posted date: 03.28.00 / comment : 0
Banda
Aceh ( Berita ) : Belasan aktivis
mahasiswa menggelar aksi diam di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa
[26/11] , menolak keberadaan Wali Nanggroe.
Dalam
aksi tersebut, para demonstran yang mengaku dari Badan Eksekutif Mahasiswa
(BEM) Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, menutupi mulut mereka dengan
lakban hitam.
Selain
itu, belasan mahasiswa tersebut juga mengusung spanduk bertuliskan “Wali
Nanggroe untuk siapa” dan poster “Kami butuh makan bukan Wali Nanggroe”, serta
poster lain yang intinya menolak Wali Nanggroe.
Farzian
Iqbal, koordinator aksi, mengatakan masyarakat belum membutuhkan Wali Nanggroe.
Masyarakat Aceh saat ini lebih memerlukan peningkatan kesejahteraan. “Eksekutif
dan legislatif Pemerintah Aceh selalu menggembar-gemborkan bahwa rakyat Aceh
butuh Wali Nanggroe. Padahal, kenyataannya sebaliknya. Rakyat Aceh saat ini
butuh kesejahteraan,” kata dia.
Menurut
dia, seharusnya Pemerintah Aceh, baik eksekutif maupun legislatif lebih
memfokuskan isu-isu kesejahteraan rakyat, seperti pendidikan dan kesehatan.
Selain
itu, sosok Malik Mahmud yang akan dikukuhkan sebagai Wali Nanggroe patut
dipertanyakan, siapa dia yang sebenarnya. Di saat Aceh berkonflik, di mana yang
bersangkutan.
“Apabila
dikukuhkan, ketakutan kami adalah Wali Nanggroe menjadi pemimpin yang otoriter.
Wali Nanggroe tidak punya pengontrol karena dia merupakan lembaga tertinggi di
Aceh, di atas Gubernur,” katanya.
Usai
menyampaikan aspirasinya, massa mahasiswa meninggalkan Bundaran Simpang Lima
dengan tertib. Aksi mahasiswa yang dikawal sejumlah polisi tersebut tidak
sempat membuat kemacetan lalu lintas di bundaran padat kendaraan itu. (ant )
Tagged with:
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Menyusuri Makam Raja JeumpaMengawali sejarah Kabupaten Bireuen, dulunya dikenal wilayah Jeumpa. Baru setelah pemekarannya dengan kabupaten induk yakni Aceh Utara, ...
-
Milad GAM di Aceh Utara Diwarnai Upacara Pengibaran Bendera Bulan BintangLHOKSEUMAWE - Peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke 37 di Wilayah Pasee (Aceh Utara), yang digelar di Komplek Makam Sultan Mal...
-
(tanpa judul)Sebagian orang mengatakan, Kerajaan Aru jarang dibicarakan. Alasan mereka, barangkali karena Aru atau Haru kalah pamor dengan kerajaan-...
-
Azab Kubur Dijamin "Merinding" Setelah Mendengar Kesaksian Orang Mati Suri IniMerinding dan menangiskah kalian setelah membaca kisah nyata kesaksian orang mati suri ini? Semoga kisah ini dapat dijadikan pelajaran ba...
-
Komisaris Negara Asal AcehMr. Teuku Muhammad Hasan merupakan salah seorang pendiri Republik Indonesia asal Aceh. Ia memegang berbagai jabatan penting dari ment...
-
Musem Keuneunông Terlupakan Di Aceh UtaraSeiring perkembangan Zaman moderenisasi banyak peninggalan Nenek Moyang (Nek Tu) saat ini tersindir kebelangan. Padahal orang Zaman dahul...