budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
Home
/
/ Unlabelled
/ 597 Proyek APBA tak Selesai, Banyak Digarap Kontraktor Dadakan
597 Proyek APBA tak Selesai, Banyak Digarap Kontraktor Dadakan
Posted by: Unknown Posted date: 20.16.00 / comment : 0
BANDA ACEH -
Hingga menjelang akhir tahun, sebanyak 597 paket proyek APBA 2013 yang bertabur
di berbagai daerah belum mampu diselesaikan oleh kontraktornya. Kalangan LSM
antikorupsi mengatakan, penyebab banyaknya proyek tak selesai karena
pekerjaannya dilakukan kontraktor dadakan.
Data
jumlah proyek yang terancam tak selesai hingga akhir tahun 2013 ini berdasarkan
publikasi Tim P2K APBA Setda Aceh dalam rapat evaluasi pelaksanaan APBA 2013
bulan ke-12, Selasa 3 Desember 2013. Data itu juga diterima Koordinator
Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian.
Menurut
Alfian, total paket proyek APBA 2013 yang dilelang tahun ini mencapai 3.927
paket. Dari jumlah itu, sampai 3 Desember 2013, yang realisasi fisik di atas 95
persen atau berstatus biru sebanyak 2.839 paket. Yang realisasi fisik 90-94
persen atau berstatus hijau 590 paket, dan yang realisasi fisik 85-89 persen
atau yang berstatus kuning 103 paket.
“Penyebab
masih banyaknya proyek yang belum selesai selain pengesahan APBA-nya terlambat
dan banyak perencanaan kurang matang, juga disebabkan banyak rekanan dadakan
yang muncul setelah dr Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf dilantik menjadi
Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh,” kata Alfian kepada Serambi, Jumat
(6/12).
Alfian
juga mendapat informasi bahwa Pemerintah Aceh telah memohon kepada Dirjen
Anggaran Keuangan Daerah Kemendagri agar diberikan izin untuk penambahan masa
kerja selama 50 hari, tapi permohonan itu belum ditanggapi oleh pihak
Kemendagri.
Koordinator
Gerakan Antikorupsi (GeRAK) Aceh, Askhalani juga menanggapi soal masih
banyaknya proyek APBA yang belum selesai dan upaya Pemerintah Aceh memohon
penambahan waktu 50 hari ke Kemendagri. Askhalani hampir bisa memastikan,
Mendagri tidak akan menjawab surat permohonan tersebut.
Seharusnya,
kata Askhalani, Pemerintah Aceh jangan terus meminta keringanan dari pusat atas
kelalaian dan ketidaktepatan waktu dalam mengesahkan RAPBA. Proyek-proyek fisik
APBA 2013 yang belum selesai sampai bulan ini, faktor penyebabnya karena
pengesahan RAPBA terlambat sehingga berdampak pada terlambatnya tender, teken
kontrak, dan lainnya.
Dampak
ikutannya, lanjut Askhalani, daya serap keuangan APBA menjadi rendah. Hingga 3
Desember 2013 daya serap APBA baru mencapai 60 persen atau senilai Rp 7,407
triliun dari pagu Rp 12,398 triliun.
Anggaran
yang belum terserap itu, kata Askhalani sudah termasuk anggaran sisa mati yang
proyeknya tak dapat dilaksanakan tahun ini nilainya mencapai Rp 915,2 miliar.
Sementara belanja tidak langsung dan rutin pegawai negeri, berupa gaji, operasi
kantor, perjalan dinas, TPK, biaya lembur beban kerja, dan lainnya, daya serap
keuangannya rata-rata sudah mencapai di atas 90 persen. “Kondisi ini sangat
tidak berimbang, sudah berat diongkos,” demikian Askhalani (Serambi Indonesia)
Tagged with:
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Pendeta Muhamad Husein Hosea Gencar Misionaris di AcehMuhamad Husein Hosea Gencar pendeta asal Aceh kelahiran Sigli, Aceh Pidie, 14 Agustus 1951. Kini aktor utama misionaris untuk Aceh. Bahka...
-
Wajib Dibaca, Hukum isteri menghisap kemaluan suamiPertama, Ketika masih bujangan beberapa tahun yang lalu, saya pernah membaca fatwa seorang ulama disebuah majalah islam, namanya Syaikh A...
-
Nafsiah Mboi, Usai Kondom Sekarang Minyak BabiSetelah membuat marah umat Islam melalui program 'Kondom'-nya, kini Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi menolak sertifikasi halal p...
-
Karena Sengketa Lahan, Ibu Ini Digugat Anak Kandungnya Rp 1 MSeorang ibu bernama Hajjah Fatimah (90), warga Jalan KH Hasyim Asari, RT 02/01 No. 11, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tanger...
-
Bendera Aceh Berkibar Di Aceh UtaraBendera Aceh Berkibar Di Aceh Utara Tiga Warga Dimintai Keterangan LHOKSEUMAWE – Bendera Aceh (Bintang Bulan) ditemukan berkiba...
-
80 Persen Salon Esek-Esek di KutarajaBANDA ACEH - Kepala Tata Usaha Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Reza Kamili, S. STP mengungkapkan. Ada sekitar 80 persen salon di Banda ...