budaya
Mengibarkan Haba Aneuk Nanggroe Atjeh (HANA). Diberdayakan oleh Blogger.
NATIJAH
NATIJAH
HUKUM DAN KRIMINAL
HUKUM DAN KRIMINAL
NANGGROE
NANGGROE
atjeh
atjeh
nasional
nasional
SYA'E
clean-5
HADIH MAJA
Home
/
/ Unlabelled
/ Ridwan Saidi: Jakarta Acak-acakan, Makin Hancur di Tangan Jokowi
Ridwan Saidi: Jakarta Acak-acakan, Makin Hancur di Tangan Jokowi
Posted by: Unknown Posted date: 19.02.00 / comment : 0
Budayawan
Betawi, Ridwan Saidi, menilai kinerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan
Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama sangat berantakan. Ridwan menilai
pekerjaan pemimpin gerakan Jakarta Baru tersebut lebih buruk dibanding era
gubernur Fauzi Bowo atau Foke.
"Lebih
buruk dan lebih hancur dalam sejarah Indonesia. Acak-acakan Jakarta," kata
Ridwan seusai menjadi pembicara dalam diskusi menyambut Hari Antikorupsi Rakyat
Menggugat Integritas, Jumat (6/12/2013) di Jakarta.
Saat
berbicara dalam forum itu, Ridwan juga menyatakan bahwa sama sekali tidak ada
pekerjaan positif yang dilakukan oleh Jokowi dan Basuki. Meski demikian, Ridwan
tidak menjelaskan lebih detail seperti apa keburukan yang ia maksudkan terhadap
kepemimpinan Jokowi-Basuki.
Ridwan
berharap agar warga tidak tertipu dengan hal-hal yang diperlihatkan Jokowi,
misalnya ketika Jokowi turun ke gorong-gorong. Ia menyayangkan warga yang
terlalu mengagumi Jokowi sehingga mendorong kader Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan itu sebagai calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2014. Menurut
Ridwan, karena kondisi Jakarta yang semakin acak-acakan, ia yakin pemerintahan
Jokowi-Basuki tidak akan bertahan sampai dua tahun. "Jadi gubernur kagak
bakal sampai dua tahun, dijatuhin. MRT (mass rapid transit) bakal acak-acakan,
Waduk Pluit acak-acakan. Enggak ada perbaikan dari dia, makin hancur di tangan
dia," kata Ridwan.
Penilaian
Ridwan ini sangat berbeda dibanding pernyataan yang disampaikannya beberapa
waktu lalu. Dalam berbagai forum, Ridwan menyebut Jokowi-Basuki tiada
bandingnya.
Saat
Jokowi-Basuki menata kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, misalnya, Ridwan
menilai kepemimpinan mereka sangat baik. Ia juga mengapresiasi ketegasan Jokowi
dan Basuki dalam menegakkan hukum di Ibu Kota. Hal itu, menurut Ridwan, sangat
berbeda dibanding pemimpin masa lalu yang bersifat kompromistis.
"Itu
dulu, sekarang kita bicara ke depan. Jangan bicara dulu, kita enggak kenal ini
'barang'," kata Ridwan mengomentari pernyataannya pada masa lalu (Kompas).
Tagged with:
Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Popular Posts
-
Hikayat Aneuk JampokDeungoe lon kisah khabaran jameun masa keurajeun Nabi mulia masa keurajeun Nabi Sulaiman yang mat hukoman ban sigom donya nib...
-
Pendeta Muhamad Husein Hosea Gencar Misionaris di AcehMuhamad Husein Hosea Gencar pendeta asal Aceh kelahiran Sigli, Aceh Pidie, 14 Agustus 1951. Kini aktor utama misionaris untuk Aceh. Bahka...
-
Wajib Dibaca, Hukum isteri menghisap kemaluan suamiPertama, Ketika masih bujangan beberapa tahun yang lalu, saya pernah membaca fatwa seorang ulama disebuah majalah islam, namanya Syaikh A...
-
Naskah Surat Sultan Zainal ‘Abidin (Wafat 923 H/1518 M)DALAM kunjungan ke Museum Negeri Aceh, 2008 silam, kami memang sudah merencanakan untuk memeriksa kemungkinan adanya naskah-naskah manusk...
-
Nafsiah Mboi, Usai Kondom Sekarang Minyak BabiSetelah membuat marah umat Islam melalui program 'Kondom'-nya, kini Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi menolak sertifikasi halal p...
-
Kisah Raja Ubit Dipedalaman Rimba AcehHidup terisolir selama puluhan tahun di tengah Hutan membuat keturunan Raja Ubiet tak tersentuh peradaban modern. Mereka yang dulunya mel...